Selasa, 07 Juli 2015

Hati yang lemah

Hati yang lemah
Pesan untuk kita semua:

Wahai Partha, janganlah menyerah kepada kelemahan ini. Hal ini sama sekali tidak pantas bagimu. Tinggalkanlah kelemahan hati yang tidak ada artinya itu dan bangkitlah … wahai Arjuna.

Hati yang lemah menyebabkan keraguan.
Dalam keraguan muncul kebingungan.
Dalam kebingungan tidak ada tugas yang bisa diselesaikan dengan sempurna.

Selalu bersamaNya

Selalu bersamaNya
Mungkin saat ini kita sedang membutuhkan kekuatan, oleh karna beratnya beban hidup.

Banyaknya tugas dan tanggung jawab yang harus di tanggung, masalah pekerjaan, rumah tangga dll, Jangan takut! 
Arahkan hidup kita kepada Dharma, maka, kita akan menerima kekuatan dari TUHAN

Sesungguhnya apa yang kita capai dalam hidup ini hanyalah untuk hal yang sementara tapi apa yang kita berikan kepada Tuhan adalah untuk hal yang kekal.

Hidup adalah perjuangan, dalam mempertahankan keyakinan tentang-Nya ada banyak tantangan.
Tapi apapun yang terjadi dalam hidup, tetaplah berjalan bersama-Nya, maka kita akan selalu dalam perlindungan-Nya.

Tolong maaf dan terima kasih

Tolong, maaf dan terima kasih
Sebuah pesta perpisahan seorang direktur yang akan memasuki masa pensiun, ada sesi kesan dan pesan dari para anak buah. Karena keterbatasan waktu maka pesan dan kesan tersebut dibuat dalam bentuk tertulis.

Di antara kesan dan pesan tersebut kemudian dipilih satu yang akan dibingkai dan dibacakan di acara tersebut yaitu tulisan seorang office boy yang sudah bekerja sangat lama di perusahaan tersebut. Office boy tersebut menulis kata2 kuncinya dalam huruf kapital yang isinya sbb : "Yang Terhormat Pak Direktur, Terima kasih Bapak selama ini selalu mengucapkan kata TOLONG, untuk setiap tugas yang sebenarnya adalah memang tugas saya.

Terima kasih karena selama ini Bapak selalu mengucapkan kata MAAF, saat Bapak menegur, mengingatkan, atau memberitahu tentang kesalahan yang saya perbuat, karena Bapak ingin saya berubah.

Terima kasih karena Bapak selalu mengucapkan TERIMA KASIH kepada saya atas hal hal kecil yang saya kerjakan untuk Bapak. Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya, sehingga selama ini saya bisa bekerja sebaik baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa dikecilkan dan direndahkan. Sampai kapanpun Bapak adalah Pak Direktur bagi saya. Sekali lagi TERIMA KASIH, saya berdoa agar semua kebaikan beserta Bapak di manapun berada!"

Sejenak keheningan memenuhi ruangan itu, lalu serentak suara tepuk tangan bergemuruh. Diam diam sang Direktur mengusap genangan air mata di sudut matanya, terharu mendengar ungkapan hati seorang office boy yang selama ini dengan setia melayani keperluan seisi kantor.

Kata TOLONG, MAAF, dan TERIMA KASIH adalah 3 kata ajaib. Tiga kata sederhana yang memberi dampak positip bagi sebuah hubungan yang sehat.

TERIMA KASIH sudah membaca tulisan ini. TOLONG bantu aplikasikan dalam keseharian. MAAF, jika berkenan bagikan kisah ini kepada dunia.

Cermin motivasi

Cermin motivasi
Satu²nya SAAT ketika Anda tidak melakukan sesuatu adalah ketika Anda sedang MARAH.

Terkadang di dalam hidup,
seseorang harus bersedia MUNDUR selangkah untuk mempersiapkan diri melangkah ke DEPAN.

⁠MOTIVASI terkuat adalah MOTIVASI yg berlandaskan perasaan KASIH SAYANG.

KESUKSESAN adalah hasil perpaduan Kerja Otak, Kerja Hati & Kerja Cerdas.

Teman terbaik dalam menemani perjalanan hidupmu adalah terutama DIRIMU sendiri.

Kesuksesanmu merupakan tanggung jawabmu sendiri,
Demikian pula KEGAGALAN yg anda Alami.

Teman SEJATI adalah mereka yg mendekatimu ketika yg lain meninggalkanmu.

Hadiah terbaik kepada seorang teman adalah KEHANGATAN hatimu.

Teman terbaikmu adalah tempat untuk mendapatkan CERMIN diri yg terbaik.����❤

Penyakit iri hati

Penyakit iri hati

Alkisah di China terdapat 2 orang kakak beradik yang berbeda ibu.

Ibu si kakak sudah lama meninggal.
Kini dia tinggal bersama ayah, ibu tiri dan adik tirinya.

Sang kakak menanam pohon labu dan dengan rajin memeliharanya hingga tumbuh besar.

Suatu hari mereka mendengar kabar bahwa raja sedang sakit parah, tabib istana mengatakan bahwa labu kembar dapat menyembuhkan penyakit raja.

Maka diadakan sayembara, barangsiapa yang memiliki labu kembar akan mendapat satu peti emas.

Sang kakak segera memberitahu pada keluarganya.

Pada hari keberangkatan sang kakak ke ibukota, ibu memanggil si adik ke dalam dapur, "Ada 2 potong kue, yang polos dan bergambar bunga. Berilah kakakmu kue yang bergambar bunga, sebab ibu telah memberi racun di dalamnya."

"Kenapa ibu ingin membunuh kakak?
Bukankah ibu juga menyayangi kakak?"

"Ibu memang menyayanginya, tapi kamu adalah anakku dan ibu tidak rela bila kakakmu mendapatkan emas itu, maka biarlah dia memakan kue beracun ini."

Kemudian si adik membawa kue itu ke kakaknya. Kemudian, kata kakaknya, "Adikku, tunggu kakak ya, kakak janji akan segera pulang dan membeli banyak oleh² untuk mu dari kota dan uang emas hadiahnya untuk kita bersama!!!"

Sang adik terdiam, kemudian berkata pada kakaknya, "Kakak, ibu memberi kita berdua kue, makanlah tapi aku ingin kue yang bergambar bunga."

Setelah itu si adik dengan lahap memakan kue beracun itu.

Setelah kepergian kakaknya, dia berkata pada ibunya, "Ibu, kue beracun itu telah kumakan, kakak sangat baik kepadaku, mana mungkin aku tega membunuhnya.
Setelah aku mati, sayangilah dia seperti ibu menyayangiku…"

Ibunya yang mendengarnya kemudian memeluknya, "Anak bodoh, tidak ada racun sama sekali di kue bergambar bunga itu. Ibu hanya menguji rasa sayangmu pada kakakmu. Ibu kuatir kamu menjadi iri dengan kemujuran kakakmu…"

"Sebab dimana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat."

Rahayu...Rahayu...Rahayu

Ujian dari iri hati

Ujian dari ibu
Alkisah di China terdapat 2 orang kakak beradik yang berbeda ibu.

Ibu si kakak sudah lama meninggal.
Kini dia tinggal bersama ayah, ibu tiri dan adik tirinya.

Sang kakak menanam pohon labu dan dengan rajin memeliharanya hingga tumbuh besar.

Suatu hari mereka mendengar kabar bahwa raja sedang sakit parah, tabib istana mengatakan bahwa labu kembar dapat menyembuhkan penyakit raja.

Maka diadakan sayembara, barangsiapa yang memiliki labu kembar akan mendapat satu peti emas.

Sang kakak segera memberitahu pada keluarganya.

Pada hari keberangkatan sang kakak ke ibukota, ibu memanggil si adik ke dalam dapur, "Ada 2 potong kue, yang polos dan bergambar bunga. Berilah kakakmu kue yang bergambar bunga, sebab ibu telah memberi racun di dalamnya."

"Kenapa ibu ingin membunuh kakak?
Bukankah ibu juga menyayangi kakak?"

"Ibu memang menyayanginya, tapi kamu adalah anakku dan ibu tidak rela bila kakakmu mendapatkan emas itu, maka biarlah dia memakan kue beracun ini."

Kemudian si adik membawa kue itu ke kakaknya. Kemudian, kata kakaknya, "Adikku, tunggu kakak ya, kakak janji akan segera pulang dan membeli banyak oleh² untuk mu dari kota dan uang emas hadiahnya untuk kita bersama!!!"

Sang adik terdiam, kemudian berkata pada kakaknya, "Kakak, ibu memberi kita berdua kue, makanlah tapi aku ingin kue yang bergambar bunga."

Setelah itu si adik dengan lahap memakan kue beracun itu.

Setelah kepergian kakaknya, dia berkata pada ibunya, "Ibu, kue beracun itu telah kumakan, kakak sangat baik kepadaku, mana mungkin aku tega membunuhnya.
Setelah aku mati, sayangilah dia seperti ibu menyayangiku…"

Ibunya yang mendengarnya kemudian memeluknya, "Anak bodoh, tidak ada racun sama sekali di kue bergambar bunga itu. Ibu hanya menguji rasa sayangmu pada kakakmu. Ibu kuatir kamu menjadi iri dengan kemujuran kakakmu…"

"Sebab dimana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat."

Rahayu...Rahayu...Rahayu

Jumat, 03 Juli 2015

Belajar spiritual

Belajar spiritual

Orang-orang yang selalu memusatkan pikirannya pada obyek-obyek indria, maka keterikatan pada obyek-oyek indria itu akan tumbuh.
Dari keterikatan tersebut akan muncul hawa nafsu, (dan) dari hawa nafsu muncullah kemarahan.

Keterikatan memunculkan keinginan yg selalu harus dipenuhi.
Keterikatan haluspun menimbulkan keinginan halus pula, contoh : berbuat baik pun sering kali menjadi mengikat karena ada gerak keinginan utk di anggap baik dan balik ingin diperhatikan juga ingin diberi pujian.

Bila keinginan itu tak terpenuhi maka timbul kekecewaan.
Kekecewaan yg memuncak menimbulkan amarah.

Belajar yoga, ngayah (bhakti) pada ajaran, pada guru, tanpa memikirkan sikap dan pandangan orang lain.

Jangan sampai tdk mendptkan perhatian menjadi kecewa karena sdh merasa berbuat.

Kembali pd tujuan, ini tujuannya mendpt pujian atau murni ngayah. ??.

Berhati-hatilah dlm berbuat, jika belum siap batin, itu cerminan keyakinannya belum 100%, lbh baik berlatih lagi agar menjadi semakin kuat keyakinan pd ajaran dan guru hingga nanti pd akhirnya dlm berbuat hanya akan mengarah pd ajaran dan guru penuh dgn keilklasan dan ketulusan.

Bukan hanya dlm kata2 tp memang keluar dr dlm hati dan diaplikasikan dlm perbuatan yg tulus dan iklas.