Tampilkan postingan dengan label Kalimat Bijaksana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalimat Bijaksana. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Februari 2015

Semuanya itu adalah rangkaian yang indah

Semuanya itu adalah rangkaian yang indah

Sahabat, sepanjang hidup, karena banyak hal yang kurang atau bahkan tidak sesuai dengan apa dan bagaimana yang kita harapkan/inginkan, mungkin kita sering bertanya demikian:
"TUHAN, kenapa Engkau tidak mengabulkan permohonanku?"
"TUHAN, kenapa Aku mengalami hal yang menyedihkan ini?"
"TUHAN, kenapa hal yang buruk ini terjadi padaku?"
Dan masih banyak lagi pertanyaan yang serupa...


KURANG LEBIH SEPERTI INI PENJELASANNYA:


Seorang anak mengalami hal yang sangat menyedihkan dalam hidupnya. Raportnya jelek sehingga dia tidak naik kelas. Saat pulang ke rumah dia jatuh dari sepeda motornya. Dan tadi di sekolah, sahabatnya menyampaikan bahwa dia akan pindah sekolah keluar kota karena harus ikut orang tuanya. Padahal beberapa hari yang lalu anak ini baru putus cinta dengan pacarnya...

Sabtu, 22 November 2014

Uruslah Urusanmu Sendiri

Uruslah Urusanmu Sendiri

Betapa enaknya, jika Anda dapat mengurusi masalah Anda sendiri tanpa banyak campur tangan orang lain. 

Sang Buddha menasehatkan : 
"Janganlah engkau memperhatikan kesalahan orang lain dan hal-hal yang dikerjakan maupun yang tidak dikerjakan oleh orang lain, karena engkau sendiri juga mempunyai kewajibanmu sendiri yang dilaksanakan maupun dilalaikan."
Nasehat lain dari Sang Buddha : 
Ia yang menggamati kesalahan orang lain dan senantiasa lekas marah, maka kekotoran batinnya akan bertambah, ia akan jauh dari penghancuran kekotoran batin."

Resah dan gelisah

Resah dan gelisah

Ketika diriku resah, gelisah, tidak tenang, tiada tahu apa yang menyebabkan gemuruh di hati ini, apa yang mesti kulakukan Guru...
Padahal sudah duduk hening dalam meditasi, tetap saja diriku ini resah dan gelisah...


Anakku.... Resahmu tidak akan kunjung memudar, walaupun kau sudah mengendalikannya sedemikain rupa, menekannya, mengalihkannya, justru keresahan itu tetap muncul dan melakukan perlawanan.
Disaat duduk heningpun dalam meditasi, kau tidak akan temukan ketenangan.

Terimalah keadaan itu apa adanya, peluklah keadaanmu, rasakanlah keadaanmu dengan ikhlas, dengarkanlah gelisahmu, resahmu... dia hanya ingin diperhatikan, hanya ingin di dengar...

Merubah Musuh menjadi teman

Merubah Musuh menjadi teman

Dalam sebuah kampanye, seorang senator mengatakan pada Abraham Lincoln, 

Kalau Anda maju, ingatlah bahwa Anda hanyalah anak seorg tukang sepatu”. 
Mendengar pernyataan itu, Lincoln hanya tersenyum. Ia maju ke atas mimbar dan memulai pidatonya yang singkat, 
Terima kasih sudah mengingatkan saya pada ayah saya yang sudah lama meninggal. Setahu saya, ayah sayalah yang membuat semua sepatu Anda sekalian. Jadi jika Anda sekalian mungkin merasa tidak cocok dengan sepatu yang Anda pakai sekarang, biarkan saya memperbaikinya”.
Mendengar perkataan Lincoln, seluruh hadirin bertepuk tangan meriah. 
Bahkan para lawan politiknya tersenyum dan menaruh simpati pada Lincoln.

Manusia si mahluk bingung

Manusia si mahluk bingung

Sewaktu Dalai Lama ditanya 
"siapakah mahluk yang paling membingungkan di dunia ini?"

Beliau menjawab :
"MANUSIA, karena dia mengorbankan kesehatannya hanya demi uang, Lalu dia mengorbankan uangnya demi kesehatannya".

Kemudian Dalai Lama menjelaskan lebih lanjut:
"Manusia sangat kuatir dengan masa depannya, hingga dia tidak bisa menikmati masa kini; Akhirnya dia tidak hidup di masa depan ataupun di masa kini.
Manusia hidup seolah-olah tidak akan mati, lalu dia mati tanpa pernah menikmati apa itu hidup."
Bersyukurlah dengan apa yang selama ini kita peroleh dan nikmatilah, karena kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi dihari esok.