Jumat, 27 Februari 2015

Marilah kita MELAYANI

Marilah kita MELAYANI

Pada umumnya orang suka dilayani bahkan mencari berbagai cara agar bisa dilayani. Karena semakin banyak menerima pelayanan merasa semakin dianggap sebagai orang besar dan mulia. Pada hal bukan menerima pelayanan yang membuat kita menjadi besar. Sebaliknya, dengan memberi pelayanan yang membuat seseorang menjadi besar, mulia dan terhormat...

Secara logika, orang besar dan kuat yang mampu melayani, sementara orang-orang kecil dan lemah lah yang butuh pelayanan!

Anak kecil, orang sakit dan orang tua membutuhkan pelayanan. Mereka lemah, tidak bisa makan dan mandi sendiri. Berbaring, duduk, berdiri dan berjalan pun harus digandeng atau dipapah...

Semuanya itu adalah rangkaian yang indah

Semuanya itu adalah rangkaian yang indah

Sahabat, sepanjang hidup, karena banyak hal yang kurang atau bahkan tidak sesuai dengan apa dan bagaimana yang kita harapkan/inginkan, mungkin kita sering bertanya demikian:
"TUHAN, kenapa Engkau tidak mengabulkan permohonanku?"
"TUHAN, kenapa Aku mengalami hal yang menyedihkan ini?"
"TUHAN, kenapa hal yang buruk ini terjadi padaku?"
Dan masih banyak lagi pertanyaan yang serupa...


KURANG LEBIH SEPERTI INI PENJELASANNYA:


Seorang anak mengalami hal yang sangat menyedihkan dalam hidupnya. Raportnya jelek sehingga dia tidak naik kelas. Saat pulang ke rumah dia jatuh dari sepeda motornya. Dan tadi di sekolah, sahabatnya menyampaikan bahwa dia akan pindah sekolah keluar kota karena harus ikut orang tuanya. Padahal beberapa hari yang lalu anak ini baru putus cinta dengan pacarnya...

CATATAN dari Mother Theresa

CATATAN dari Mother Theresa

Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan.
Tetapi, tetaplah berbuat baik.

Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois.
Tetapi, bagaimana pun juga, terimalah mereka apa adanya.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu.
Tetapi, teruskanlah kesuksesanmu itu.

Cara Membesarkan Anak Agar Memiliki Rasa Kepedulian

Cara Membesarkan Anak Agar Memiliki Rasa Kepedulian

Di rumah keluarga Lowther yang terletak di Burlington, Ontario, Kanada mereka merayakan hari ulang tahun dengan cara yang sedikit berbeda.

Seperti pesta anak-anak pada umumnya, kita dapat melihat anak-anak berkerumun di sekitar tumpukan hadiah untuk mengagumi bingkisan yang dibungkus warna-warni. Namun, ada satu perbedaan besar pada acara perayaan ulang tahun di keluarga ini. Isi kado tersebut bukanlah hadiah untuk putri Lowther yang sedang berulang tahun. Isi kadonya adalah pilihan kegiatan amal bagi putrinya: sebuah tempat penampungan yang merawat hewan-hewan terlantar, ditinggalkan, dan tidak memiliki rumah.

Di keluarga Lowther, ketika Anda menginjak usia 7 tahun, Anda tidak akan lagi menikmati meriahnya pesta ulang tahun malah teman-teman Anda akan diminta untuk membawa kado yang akan Anda buka sebelum disumbangkan. Anda justru akan diminta untuk membawa hadiah yang nantinya akan Anda buka sebelum hadiah tersebut disumbangkan kepada badan amal pilihan Anda.

Sikap Pesimis Bisa Jadi Positif

Sikap Pesimis Bisa Jadi Positif

Kebanyakan dari kita cenderung berpandangan negatif terhadap sikap pesimis. Padahal, sikap pesimis Anda tidak senegatif yang Anda kira!

Julie Norem dari Universitas Wellesley, Amerika Serikat, menulis buku “The Positive Power of Negative Thinking”. Dosen psikologi ini menjelaskan mengenai defensive pessimism, di mana orang membayangkan kemungkinan yang terburuk, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi hal terburuk tersebut.

Contoh konkritnya bisa dilihat pada penelitian yang dilakukan oleh Frieder Lang dari Jerman yang menunjukkan bahwa orang dewasa dengan cara pandang yang lebih negatif cenderung lebih berhati-hati dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

Sikap negatif Anda bisa memberikan dampak positif dengan cara:

Steve Jobs: Visioner yang Memulai Kariernya dari Garasi Rumah

Steve Jobs: Visioner yang Memulai Kariernya dari Garasi Rumah

Beberapa Tahun yang lalu, tepatnya tanggal 5 Oktober 2011, dunia dirundung duka dengan meninggalnya seorang visioner dibalik keberadaan gadget favorit keluaran Apple, Steven Paul Jobs, atau biasa disapa Steve jobs.

Steve yang lahir tanpa tahu siapa Ayah dan Ibu kandungnya memang sejak kecil sudah sangat tertarik dengan hal-hal yang berhubungan dengan komputer. Bersama seorang teman yang kini dikenal sebagai Co-Founder Apple, Steve Wozniak, Steve pun mulai mencoba membuat personal komputer penuh inovasi yang mereka namai Apple I.

Setiap Remaja Bisa Jadi Pengusaha Sukses

Setiap Remaja Bisa Jadi Pengusaha Sukses

Banyak orang ingin menjadi pengusaha, ingin punya bisnis sendiri, tapi tidak tahu harus mulai dari mana, tidak tahu bagaimana caranya. Takut gagal, takut rugi. Dulu aku memulai usaha, tanpa panduan sama sekali, hanya berdasarkan naluri, banyak melakukan kesalahan. Karena itu aku ingin membagikan pengalamanku supaya, kamu mengerti dasar-dasar dan prinsip bisnis, sehingga kamu tidak perlu mengulang kesalahan yang banyak dilakukan pemula seperti aku dulu. Terlebih supaya kamu punya keyakinan bahwa siapa saja bisa kok menjadi pengusaha, temasuk kamu.

Man holding open signSetelah dengan sangat sulit membuat keputusan berhenti sebagai professional yang mapan disebuah perusahaan kosmetik internasional, akhirnya aku memberanikan diri mewujudkan impianku sejak remaja yaitu punya usaha sendiri. Dimulai dari rumah hanya dengan modal kartu nama, telpon rumah, hand phone, seperangkat komputer dan printer. Dan tentu saja KEBERANIAN. Ya itu saja.