Sabtu, 28 Februari 2015

Alasan kenapa kita memerlukan Asuransi

Alasan kenapa kita memerlukan Asuransi

Apa yang menjadikan Anda saat ini berdasarkan apa yang Anda lakukan selama ini. Apa yang menjadikan Anda di masa depan berdasarkan apa yang Anda lakukan saat ini” (Budha)
Masa yang akan datang adalah suatu hal yang tidak pasti, dan sekaligus merupakan sebuah kepastian bahwa kita akan dan harus menjalani masa depan
Tak seorang pun bisa tau apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, namun setiap orang bisa merencanakan masa depannya dengan baik!

Semua dan segala hal yang menyangkut harapan/impian/keinginan dalam hidup kita berhubungan dengan uang! Mau menikah, ingin punya rumah, ingin punya kendaraan, akan menyekolahkan anak, mau berlibur dan lain sebagainya memerlukan uang

Banyak masalah/persoalan yang muncul dalam hidup ini karena kita tidak punya uang! Untuk biaya hidup, bayar tagihan-tagihan, berobat, penampilan dan lain-lainnya dibutuhkan uang
Uang bukanlah segalanya, namun segalanya hampir dipastikan memerlukan uang
Jika tidak punya uang, apakah kita bisa menjalani kehidupan ini dengan nyaman?
Jadi, bisa dipastikan, bahwa FINANCIAL FREEDOM (kebebasan dalam hal keuangan) adalah impian setiap orang!
Sudahkah Anda memiliki perencanaan keuangan yang baik agar bisa menjalani kehidupan di masa kini dan masa depan dengan baik???
Sudah bisa kita pastikan bahwa di masa yang akan datang:

  • Kalau sakit/kecelakaan, apakah kekayaan kita mau dipakai untuk membayar biaya dokter, pengobatan dan rumah sakitnya? Setelah itu, apakah keluarga masih bisa menjalani kehidupan seperti semula?
  • Pada saat anak akan masuk/melanjutkan sekolah/kuliah, apakah dana pendidikan yang dibutuhkan sudah tersedia?
  • Di masa pensiun yang seharusnya menikmati hidup, apakah dana pensiun itu sudah disiapkan, sehingga kita tidak harus bekerja lagi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga?
  • Saat dipanggil TUHAN, apakah keluarga yang kita sayangi masih dapat terus bertahan melanjutkan kehidupan mereka dengan nyaman?


UNTUK ITULAH KITA PERLU ASURANSI!!!

Salah satu cara bijak, pintar dan baik dalam merancang keuangan untuk masa depan adalah dengan berasuransi. Asuransi adalah salah satu bentuk menabung yang bisa dilakukan oleh seseorang yang berusia produktif dengan cara menyisihkan sebagian dari penghasilan setiap bulannya

Untuk meraih kebebasan dalam hal keuangan tersebut, tentu dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Kita harus menyisihkan 10%-20% penghasilan bulanan untuk ditabung/diinvestasikan, itulah harga dari sebuah kebebasan keuangan di masa depan!

CONTOH:

  • Jaminan pendidikan anak dari TK s/d usia 22 tahun, hanya dengan menabung 3 tahun saja di perusahaan asuransi.
  • Seseorang yang berusia 30 tahun, dengan menabung kurang dari Rp 1 juta per bulan selama 5 tahun saja di perusahaan asuransi, maka keluarga yang dicintainya akan mendapatkan jaminan sekitar Rp 1 miliar dalam waktu s/d usia 100 tahun.

Kondisi tersebut di atas tentu tidak akan kita dapatkan jika menabung BUKAN di perusahaan asuransi.
Saat ini, ada sekitar sepertiga penduduk Indonesia, atau 77 juta jiwa, tidak memiliki simpanan yang dapat diandalkan jika mereka mendapatkan musibah yang tak terduga. Bayangkan akibat yang akan terjadi saat pencari nafkah sebuah keluarga meninggal, ketika seorang anak dari keluarga tak mampu harus dirawat di rumah sakit, atau ketika tanaman milik keluarga petani rusak karena kekeringan atau banjir…” Sumber: http://web.worldbank.org
Mari kita simak gambaran berikut ini:

Perencanaan bukanlah segalanya, namun segalanya butuh perencanaan

Bagi Anda yang masih kurang jelas dengan uraian singkat tersebut di atas, untuk KONSULTASI GRATIS, silakan hubungi kami via CONTACT US Agen Asuransi Prudential
baca juga:

mari kita Sayangi dan Cintai keluarga kita dan pastikan salah satu bukti cinta kita dengan ikut Asuransi

Info lebih lanjut klik >> di-SINI

Mari bangun ekonomi keluarga dengan perencanaan dan perlindungan 
Prudential - Always Listening-Alwas Understanding
Untuk info dan konsultasi mengenai asuransi yang tepat buat anda lebih lanjut silahkan hubungi kami di CONTACT USSemoga anda dapat menarik manfaat dari tulisan ini tentang Alasan kenapa kita memerlukan Asuransi

5 Kesalahan Umum Perencanaan Keuangan

5 Kesalahan Umum Perencanaan Keuangan

Membuat perencanaan keuangan yang baik memang tidak mudah. Rencana pendidikan anak, rencana dana hari tua, rencana kesehatan, bahkan perencanaan biaya liburan pun tak boleh terlupa untuk menjaga kesehatan keuangan keluarga. Idealnya, Anda berkonsultasi pada financial planner profesional dalam melakukan perencanaan keuangan. Tapi walaupun Anda tidak mendapatkan bantuan perencana keuangan, Anda masih bisa membuat rencana keuangan keluarga yang baik.

Sebelum membuat rencana keuangan, perhatikan juga beberapa kesalahan umum yang paling sering dilakukan oleh masyarakat awam saat membuat perencaan keuangan, di antaranya:

1. Lupa memperhitungkan inflasi

Saat melakukan rencana keuangan, salah satu hal yang harus dilakukan adalah menentukan target dana yang ingin Anda dapatkan. Saat menentukan target tersebut, jangan sampai Anda lupa untuk memperhitungkan inflasi yang akan mengubah nilai uang Anda. Contohnya, biaya sekolah tahun ini tentu berbeda dengan biaya sekolah 10 tahun mendatang. Kalau Anda lupa memperhitungkan inflasi, maka bisa jadi target dana yang Anda tentukan akan terlalu rendah.

Tips Mudah Mengontrol Pemakaian Kartu Kredit

Tips Mudah Mengontrol Pemakaian Kartu Kredit

Sebuah berita di Bisnis.com pada Juni lalu menyebutkan bahwa transaksi penggunaan kartu kredit pada Desember 2013 hingga April 2014 mengalami peningkatan sebesar 18,32%. Hal ini berbanding terbalik dengan transaksi penggunaan kartu debit yang justru menurun sebesar 3,54% pada waktu yang sama. Menurut ekonom Universitas Indonesia, Ari Kuncoro, peningkatan penggunaan kartu kredit ini disebabkan oleh menurunnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menyebabkan berkurangnya jumlah uang yang dimiliki masyarakat. Tapi karena berkurangnya jumlah uang ini tidak dibarengi dengan penurunan gaya hidup masyarakat, maka semakin banyak orang yang menggunakan kartu kredit.

Data ini menunjukkan kecenderungan orang untuk menggunakan kartu kredit sebagai pengganti uang tunai. Saat uang tunai sedang tidak siap di dompet, ‘pinjaman’ dari bank melalui kartu kredit adalah cara yang mudah untuk melakukan transaksi. Sayangnya, kebanyakan orang sering lupa menyesuaikan penggunaan kartu kredit dengan kemampuan mereka untuk membayar hutang. Akibatnya, hutang menumpuk dan melebihi batas ideal 30% dari total pendapatan.

Tips Mudah Untuk Bahagia

Tips Mudah Untuk Bahagia

Sebenarnya hal paling sederhana pun bisa membuat Anda merasa lebih bahagia. Tapi tentu saja hal sederhana itu tidak bisa dilakukan sekali dua kali saja, tapi harus menjadi bagian dari pola pikir positif yang Anda jalani dalam kehidupan sehari-hari.
Tips Mudah Untuk Bahagia

PADA HARI KERJA:


Pukul 7 pagi : Hindari road rage.
Perjalanan berangkat dan pulang kerja memang bisa jadi neraka dunia yang menanti setiap pagi dan sore hari. Jangan sampai stress saat berangkat kerja di pagi hari jadi merusak seluruh hari Anda. 
Ada pengendara motor yang menabrak kaca spion mobil Anda? Atau Anda sudah berdiri 1 jam di stasiun menunggu kereta yang tak kunjung datang? 
Daripada memendam amarah dan stres, hibur diri Anda dengan musik kesukaan, minuman favorit, atau hal lain yang bisa menenangkan Anda.

Apa yang Dilakukan Orang Sukses Sebelum Tidur?

Apa yang Dilakukan Orang Sukses Sebelum Tidur?

Apa yang membedakan orang yang sukses dengan orang lainnya?” 
Pertanyaan tersebut mungkin pernah terlintas dalam pikiran Anda. Beberapa hal jadi pembeda biasanya adalah sifat dan karakter yang membuat mereka jadi sukses, misalnya berani mengambil resiko, mudah beradaptasi, tidak mudah menyerah, dan karakter lainnya. Tapi bisa jadi kebiasaan atau gaya hidup seseorang juga membantunya mencapai kesuksesan.
Kebiasaan orang sukses saat bekerja sudah cukup sering dibahas di berbagai artikel.
Tapi bagaimana dengan kebiasaan orang sukses di waktu senggangnya, atau lebih tepatnya di malam hari sebelum dia tidur? 
Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang dilakukan sebelum tidur oleh beberapa tokoh terkenal:
Apa yang Dilakukan Orang Sukses Sebelum Tidur

1. Mengecek dan membalas email

Bukan berarti Anda harus kembali sibuk bekerja, lho. Kalau email yang Anda terima tidak perlu ditindaklanjuti segera, Anda bisa mengirim email balasan berupa notifikasi yang memberitahukan pengirim email bahwa Anda telah menerima emailnya dan akan menindaklanjuti email tersebut keesokan harinya. COO Facebook, Sheryl Sandberg, biasa melakukan hal ini sebelum dia mematikan handphone-nya dan beristirahat.

Tips untuk Mengatasi Susah Tidur

Tips untuk Mengatasi Susah Tidur

apakah Anda memiliki kesulitan untuk tidur lelap di malam hari? 
Sering terbangun di tengah malam dan tidak bisa lagi kembali tidur? 
Berapa lama Anda tidur dalam satu hari, apakah jika dijumlahkan lama tidur Anda hanya 3-4 jam? 
Jika ya, berarti Anda termasuk ke dalam 28 juta pengidap insomnia di Indonesia.
Mengatasi insomnia Banyak penyebab dari insomnia ini. Diantaranya ialah stres, terlalu banyak tidur di siang hari, perbedaan waktu, obat-obatan, ruangan tidak nyaman, sakit dan banyak lainnya. Begitu pula dampak yang ditimbulkan oleh kelainan tidur ini, seperti pusing kepala, mengantuk parah, kurang fokus hingga masalah sistem pencernaan. Walaupun bukan tergolong penyakit yang serius, tetapi jika insomnia dibiarkan, efek sampingnya bisa menurunkan kualitas hidup,lho! Mulai dari aktivitas sehari-hari yang tidak maksimal dijalankan hingga kecelakaan kendaraan akibat mengantuk.

Insomnia bukanlah penyakit yang sulit diobati. Langkah pertama ialah harus mencari tahu penyebab Anda susah tidur, dengan begitu insomnia akan dengan mudah diatasi.

Berikut adalah beberapa cara mengatasi susah tidur dengan cara alami yang dapat Anda lakukan sebelum tidur !

Agen Asuransi itu Profesi, Bukan Kerja Sambilan

Agen Asuransi itu Profesi, Bukan Kerja Sambilan

Saya masih ingat. Persis setelah gagal jadi penjual mobil, saya coba lagi peruntungan di dunia jualan dengan menjadi agen asuransi. Waktu itu jalurnya lewat lowongan kerja. Namanya juga masih baru lulus kuliah, saya tidak tahu apa dan bagaimana asuransi. Pokoknya begitu lihat ada lowongan jadi agen, saya langsung mendaftar.

Bayangan waktu itu, jadi agen sama dengan jadi sales pada umumnya. Ada target jualan. Digaji bulanan. Ternyata bayangan gaji buyar dengan seksama begitu tahu bahwa agen itu gak digaji. Pendapatannya murni didapat dari hasil jualan. Itulah sebabnya potongan biaya atas premi di tahun pertama sangat besar, antara lain untuk membayar jasa marketing yang dilakoni si agen tadi. Setelah mengikuti pelatihan tiga hari, saya mundur teratur. Bukan karena tidak digaji, tapi lebih karena, lagi-lagi, gak sukses jualan.